PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
AudiologiPsikologi Klinis

Audiometri

audiometry

Ringkasan Singkat

Proses pengukuran kemampuan pendengaran individu menggunakan audiometer untuk mendiagnosis jenis dan tingkat keparahan gangguan pendengaran.

Audiometri adalah prosedur diagnostik klinis yang bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam mendengar berbagai frekuensi suara. Melalui tes ini, profesional medis dapat menentukan apakah terjadi kehilangan pendengaran, serta seberapa parah dan di bagian mana kerusakan sistem auditori terjadi (misalnya telinga tengah vs telinga dalam).

Hasil dari audiometri memberikan data krusial untuk menentukan kebutuhan akan alat bantu dengar, kebutuhan untuk pelatihan habilitasi auris (pelatihan menggunakan sisa pendengaran), atau perlunya tindakan bedah. Terdapat beberapa variasi prosedur seperti audiometri diagnostik, audiometri elektrofisiologis, audiometri skrining, dan audiometri bicara (speech audiometry).

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology.
  • American Speech-Language-Hearing Association (ASHA).
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback